mouse pelangi
Selasa, 25 Januari 2011
9 Tanda Dia Hanya Anggap Anda Teman
Berikut beberapa tanda yang tepat apakah wanita tersebut menginginkan hubungan ini lebih dari sekadar berteman atau tidak.
Dia tidak “jaim” di depan Anda
Jika wanita merasa nyaman di dekat Anda, dalam artian dia tidak susah payah menjaga imejnya secara berlebihan, maka itu pertanda Anda hanya seorang teman. Tapi untuk lebih membuktikannya, coba puji sikap manisnya di tempat umum. Apakah dia berubah gugup? Atau dia hanya menanggapinya dengan biasa? Jika dia tetap bersikap biasa, dan menunjukkan body language yang wajar di depan Anda, maka jangan harap hubungan ini akan lebih.
Dia tidak ikut menertawakan lelucon Anda
Ketika seorang wanita memang tertarik kepada Anda, dia semestinya tertawa dengan lelucon-lelucon Anda, meskipun lelucon itu tidak lucu. Lebih buruk lagi, setelah lelucon tersebut dia mengatakan, “Pria hebat sepertimu akan mendapatkan semua wanita yang kamu inginkan. Saya akan mengenalkan kamu dengan teman saya, Anita.” Atau “Lihat wanita yang di sana, dia cantik ya?”.
Dia tidak akan menuruti keinginan Anda
Saat Anda hang out bersama, Anda akan lebih sering menemaninya berbelanja sepatu atau pakaian. Kapan terakhir kali kalian pergi ke tempat yang Anda sukai? Atau menemani Anda ke pameran mobil? Seorang wanita yang memang tertarik, akan mencoba menyenangkan pihak lain untuk mengikuti keinginannya.
Dia mengenalkan Anda ke orang lain sebagai teman
Ini sudah tanda yang paling jelas. Anda hanya teman.
Dia akan menjaga jarak dengan Anda di tempat umum
Saat wanita tidak tertarik pada seseorang, dia akan mencoba tidak terlihat jalan bersama seperti sepasang kekasih. Misalnya akan menolak ke tempat-tempat romantis, lokasi biasanya orang-orang berkencan.
Pertolongan Anda membuat hidupnya lebih mudah
Wanita yang menyukai Anda tidak akan pernah memanfaatkan Anda untuk membantunya pindah rumah atau meminjam semua koleksi DVD Anda. Dia hanya akan fokus untuk memenangkan hati Anda.
Dia selalu membawa temannya saat rencana hang out berdua
Akan sangat menyebalkan saat dia sering sekali membawa teman wanita atau prianya ke dalam jadwal hang out Anda berdua. Wanita melakukan ini agar tidak ada tekanan untuk hanya berbincang berdua dengan Anda, dengan menunjukkan bahwa ini bukan kencan, ini kumpul-kumpul biasa.
Dia tidak mengusapkan tangannya di tangan Anda
Wanita yang tidak tertarik akan menjaga jarak dengan tidak melakukan sentuhan-sentuhan romantis. Untuk membuktikannya, berikan sentuhan wajar dan lihat reaksi selanjutnya. Jika dia tampak wajar dan membalas dengan pukulan kepalan tangan ringan di lengan, jangan harap dia tertarik dengan Anda.
Dia berdiskusi tentang ketampanan pria lain
Ya, sudah jelas dia sangat tidak tertarik dengan Anda. Percakapan tentang mantan kekasih maupun rekan kerjanya yang tampan di depan Anda menunjukkan bahwa Anda hanya teman untuk berbagi cerita, bukan pria yang dicarinya.
Senin, 24 Januari 2011
MUNGKIN Anda pernah terjebak dalam situasi yang mengharuskan Anda untuk memilih, mau meneruskan atau memutuskan hubungan. Kalau sekarang Anda sedang mengalaminya, ada masukan yang bisa Anda ambil.
Hal apa yang menurut Anda paling penting dalam hidup? Apakah kesehatan, uang, cinta, seks, atau lainnya? Apa yang Anda anggap paling penting dalam hidup tentu tak ternilai harganya, dan tidak dapat dibeli. Tidak peduli apapun yang Anda miliki, tanpa hal terpenting dalam hidup, Anda tidak bisa benar-benar menikmati apa yang Anda miliki.
Pikirkan tentang hal ini; Anda dapat memiliki kesehatan dan kekayaan, tetapi jika Anda terus-menerus cemas atau khawatir karena punya masalah dengan pasangan, Anda tidak akan menikmati apa yang Anda miliki.
Jika Anda tidak puas dalam hubungan dan tidak yakin apa yang harus dilakukan, tanyakan pada diri sendiri; Apakah saya bahagia dengan dia daripada saya tanpanya? Alasan utama untuk memiliki siapapun dalam hidup Anda—teman atau kekasih—adalah karena hidup Anda menjadi lebih baik dengan kehadirannya.
Tentu saja, tidak ada hubungan yang sempurna seratus persen. Jadi Anda harus bertanya pada diri sendiri; saat bersamanya, berapa persen waktu Anda merasa bahagia dan berapa persen waktu Anda merasa sedih?
Apakah Anda merasa damai selama menjalin cinta dengannya? Atau apakah Anda terus-menerus khawatir si dia akan menipu, berbohong, atau menyakiti Anda? Jika demikian, mengapa Anda tetap bersamanya?
“Mudah-mudahan, Anda tidak terus berasumsi keliru bahwa dia akan berubah. Itu seperti membawa pulang harimau dan berharap harimau itu akan menjinak seperti kucing rumah,” kata Lucia, pakar kencan dan hubungan, seperti yang dilansir berikut ini:
Anda merasa sudah sering obrolan untuk membahas hal-hal yang mengganggu hubungan, tapi sikap buruknya masih belum berubah. Jika ia mencintai Anda, Anda akan bisa melihat usahanya berubah demi kelanggengan hubungan. Sebaliknya, dia akan tidak peduli jika memang tidak mencintai Anda.
Sekali, luangkan waktu untuk menenangkan pikiran supaya Anda bisa menikmati hal-hal yang tampaknya kecil tapi membuat hidup terasa lebih hidup. Bagaimana Anda bisa melihat keindahan hidup jika pikiran terus-menerus kacau? Biarkan drama hanya ada di panggung teater, tapi tidak di dalam hidup Anda.
Bersama orang yang tepat menjadi surga Anda di bumi. Tapi bersama orang yang salah akan menjadi neraka Anda di bumi.
“Dalai Lama pernah berkata, kita pertama-tama harus membuat damai dalam diri jika kita ingin membuat damai di dunia. Dalam kedamaian pikiran, Anda berkontribusi pada dunia dengan membuat sebuah tempat yang lebih damai, dan tak ternilai harganya," kata Lucia mengutip filosofi Dalai Lama.
4 Kesalahan Orang Baru Putus Cinta
Meyakini diri satu-satunya orang yang paling bersedih karena putus cinta tentu berdampak buruk bagi kesehatan mental. Simak empat kesalahan yang biasa dilakukan orang baru putus cinta, seperti yang dilansir berikut ini:
Masih berharap dihubungi
Semuanya sudah berakhir. Jadi sadari bahwa dia tak lagi cinta dan mau menghubungi Anda. Meski ego masih belum bisa menerima keputusannya, Anda harus berani memutuskan komunikasi supaya bisa cepat move on dan membina hubungan baru. Begitupun mantan kekasih; semakin dia cepat lupa dengan Anda, semakin cepat dia akan dapat kekasih baru.
Terlalu yakin sikap teguh hati akan berbuah baik
Banyak cerita kegigihan menjaga cinta akan berbuah baik, tapi tak perlu berkecil hati jika mimpi indah itu belum Anda miliki.
Menjadi single sampai akhirnya Anda benar-benar menemukan seseorang yang klik tentu pun bukan sebuah aib. Karena itu, mulai kini tetapkan strategi baru lebih ampuh guna meraih cinta idaman hati, berkaca dari kesalahan hubungan di masa lalu.
Lupa bahwa keluarga dan teman siap menampung kesedihan
Keluarga dan teman-teman adalah orang-orang terbaik bagi hidup Anda. Mereka bisa memberikan cinta tanpa syarat, suatu hal langka yang pasti Anda butuhkan.
Masalahnya, kita sering lupa bahwa keluarga dan teman-teman siap menawarkan cinta tak terbatas saat kita putus cinta. Melegakan bila Anda bisa curhat tentang perasaan dengan seseorang yang Anda percaya.
Sering mengenang memori cinta
Anda masih senang berjibaku dengan kenangan cinta masa lalu lewat foto, barang pemberian, email, atau apapun tentangnya? Jangan menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia dan membuat Anda makin terjebak di dalamnya. Bukalah diri dan hati untuk bisa menerima orang dan cinta baru. Juga, jangan anggap bahwa perpisahan Anda adalah kesalahan sendiri.
Puisi Ditinggal Kekasih

Puisi Ditinggal Kekasih
Untuk apakah diri ini termangu
Demi siapakah hati ini berseru
Dimana lagi harus kucari bayangmu
Sampai kapankah ku harus menunggu
Ku berpikir bagaimana lagi caraku mengadu
Di benakku hanya tersimpan tanya mengapa engkau berlalu meninggalkanku
Dalam kesunyian aku mencari
Jawaban rindu yang terus menyakiti
Di bawah terik mentari aku menanti
Kehadiranmu wahai penyejuk hati
Dalam bayang keraguan yang senantiasa menguasai
Namun ku takkan pernah menyerah
Meski raga ini begitu lelah
Raga yang penuh rasa bersalah
Raga yang selalu kalah
Saat berperang melawan amarah
Namun selalu kucoba melangkah
Hadapi semua cobaan meski tiada arahbv
Selasa, 11 Januari 2011

Tetaplah Disisiku
Ya Allah…
Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”
Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..
Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku
Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu
Senin, 10 Januari 2011
sahabat


sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam
Minggu, 09 Januari 2011
SMS FRIENDS

Key of Happiness
Having you as my friends means…..
I have the key to joy and happiness

Pohon
Satu pohon bisa menjadi HUTAN
Satu senyum bisa jadi PERSAHABATAN
Satu sentuhan bisa jadi PERHATIAN
dan….
Satu Saudara seperti kalian-kalian
Bisa menjadi seribu CINTA di hati …..
Ruang Kecil
Seorang mukmin seharusnya mempunyai sebuah ruang kecil dalam hatinya
Ruang yang selalu bening dimana rasio tak terkaburkan oleh perasaan
Ruang yang selalu jernih dimana emosi tak mendapat tempat untuk berekspresi
Ruang yang selalu bersih dimana akal sehat tak terpolusi oleh ego
Sebenarnya hati kita menyuguhkan kelapangan dan kesempitan
Kemudahan dan kesulitan ……. Senyuman dan kedongkolan
Tinggal kita memilihnya kini ….
Jangan buat hari-hari kita menyesakkan dengan perasaan
Senyumlah ….
Dan coba temukan sisi lain dari perjalanan-perjalanan hidup
yang menurut kita men’jengkel’kan
(Taujih dari seorang teman ketika hati terasa sempit)
Sahabat
Sahabat yang beriman … ibarat mentari yang menyinari
Sahabat yang setia … bagai pewangi yang mengharumkan
Sahabat sejati … menjadi pendorong impian
Sahabat berhati mulia … membawa kita menuju jalan Allah SWT
Penghambaan
Ketahuilah setiap orang yang menolak menghamba pada Allah
dalam bentuk ketaatan dan kecintaan pada-NYA,
Maka ia akan diuji dengan penghambaan pada sesama makhluk
Mencintai dan mengabdinya……
Istiqomah
Ya Allah….
Kami memohon kepada-MU iman yang tak tergoyahkan
Keberanian yang tak pernah surut
Dan tetapkanlah kami dalam Islam
Serta dalam aktivitas dakwah
Hingga saat kami bertemu denganmu
Amiiin…..
Ukhuwah
Ukhuwah is sweet when it’s NEWIt’s sweeter when it’s TRUE
And one of the sweetest when it’s YOU
Sabtu, 08 Januari 2011
dracula

vlad III
Drakula adalah tokoh fiksi ciptaan Bram Stoker dalam novelnya Dracula yang diterbitkan pada tahun 1897. Drakula adalah seorang vampir yang diceritakan berasal dari kota Transylvania yang berada di Rumania. Kelemahan Drakula ialah sinar matahari, benda terbuat dari perak, dan bawang putih. Tokoh ini kemungkinan terinspirasi Raja Vlad III yang memerintah Walakia pada abad ke-15 dengan tangan besi.
Sejarah Drakula (vlad III)
Selama perang salib, wallachia menjadi rebutan antara kerajaan Hungaraia dan Turki Ottoman, pada masa Vlad II berkuasa di wallachia,Vlad II mempunya tiga orang anak, Mircea, Drakula, dan Randu, Vlad II memihak kerajaan Hungaria.Namun setelah dilengserkan oleh Sigismund (Raja dari kerajaan Hungaria) dan kemudian digantikan oleh John Hunyandi, Vlad II memihak kepada kesultanan Turki Ottoman, sebagai jaminan kesetiaannya kepada kesultanan Turki ottoman, Vlad II mengirimkan Drakula dan Randu ke Turki.
Riwayat Drakula
Vlad Tsepes III (1431 – 1475 M) atau yang lebih populer dengan nama Drakula dilahirkan di Transylvania, Rumania. Ia merupakan anak Ke 2 dari Vlad II dan Cneajna, seorang putri dari Moldavia
Masa kecil Drakula memang tidak berlangsung lama, diusianya yang ke 11 ia harus menjadi jaminan kesetian ayahnya kepada kesultanan Turki ottoman, ia dan adiknya Randu harus dikirim ke Turki.
Awal Kekuasaan Drakula
Setelah perang Verna, terjadi konflik antara Vlad II dan John Hunyadi, yang berujung pada kematian Vlad II dan Mircea, kakak Drakula. Melihat perubahan politik di Wallachia tersebut, maka sultan Turki ottoman Mehmed II mengirimkan Drakula pulang ke wallachia untuk merebut tahta.
Drakula kembali ke Wallacia dengan di kawal 8000 prajurit Turki ottoman. sesampainya di Tirgoviste (ibu kota wallachia) terjadi pertempuran antara pasukan Vlasdisav dengan pasukan Drakula, yang akhirnya di menangkan oleh pasukan Drakula dan menempatkan Drakula sebagai penguasa Wallachia.
Awal Kekejaman Drakula
Setelah berhasil menduduki tahta, Drakula membantai prajurit Turki ottoman yang tersisa dengan cara di sula, hal tersebut menjadi salah satu penyebab permusuhan antara Drakula dan Sultan Mehmed II.

metode sula
Sebagai panglima salib di Wallachia, Drakula telah membantai kurang lebih 23.000 umat islam baik tentara maupun rakyat, dengan peperangan maupun dengan metode sula (impaler), dalam ukiran kayu jerman abad 15, ada bukti kekejaman Vlad 3, penyulaan massal dengan korban ribuan, setelah tindakan tersebut Drakula mengirimkan surat kepada raja Hungaria saat itu (Matthias Corvinus) untuk meminta dukungan dari kerajaan Hungaria untuk melawan Turki Ottoman.
Serangan Tengah Malam (The Night Attack)
Tindakan Drakula yang membantai 23.000 tentara Turki Ottoman, membuat sultan Mehmed II menyatakan perang kepada Drakula. Pada tanggal 17 Mei 1462 M Sultan Mehmed II (sang penakluk konstatinopel) mengirimkan 60.000 tentara ditambah 30.000 tentara non reguler. Sedangkan tentara Dracula mencapai 30.000 prajurit, melihat jumlah pasukan yang tidak berimbang, Drakula melakukan strategi perang gerilya
Pada serangan tengah malam pasukan Drakula yang berkekuatan 10.000 orang berhasil mendesak pasukan Turki ottoman, tetapi dapat dipukul mundur pada saat fajar tiba, atas kekalahan tersebut pasukan Drakula mundur ke benteng Poenari, Drakula melarikan diri dari kepungan pasukan Turki ottoman yang di pimpin oleh Randu (adik kandung Drakula) ke Hungaria, dengan melarikandirinya Drakula, Randu dengan mudah merebut benteng Poenari dan merebut tahta Wallachia.
Kematian Drakula
Pada Desember 1476 Terjadi pertempuran antara pasukan salib dengan dengan pasukan muslim (Turki ottoman) dimana pertempuran tersebut terjadi di daerah Snagov, dalam pertempuran tersebut pasukan Drakula dapat dikalahkan, dan Drakula (Vlad III) tewas dalam pertempuran tersebut, kepalanya di penggal dan di bawa ke Turki sebagai bukti kematiannya.
Ada seekor itik yang selalu pergi ke tepian itu. Dia senang mandi sepuas-puasnya di tepian itu setelah selesai mencari makan dan kenyang perutnya.
Pada mulanya, kera membiarkan itik itu mandi di tepian. Akan tetapi, ketika dia melihat air di tepian menjadi keruh setiap itik itu selesai dia pun marah.
“Cis tak tahu malu, mandi di tepian orang lain!” maki kera kepada itik yang baru saja selesai mandi. “Bercerminlah dirimu yang buruk rupa itu! Patukmu seperti sudu (paruh yang lebar). Matamu sipit seperti pampijit (kutu busuk)! Sayapmu lebar seperti kajang sebidang (selembar atap dari dawn nipah)! Jari-jarimu berselaput jadi satu! Enyahlah kau, itik jelek!”
Itik malu dan sakit hati dicemooh seperti itu. Ingin sekali dia menantang kera untuk berkelahi. Akan tetapi, dia takut dikalahkan kera besar itu. Dia pun menangis sepanjang jalan menumpahkan kekesalan dan kejengkelannya.
Seekor induk pipit yang sedang memberi makan kepada anak-anaknya terkejut. Dia melongokkan kepala dari sarangnya yang tinggi di atas pohon.
“Hai itik yang baik, mengapa engkau menangis sepanjang jalan? Beri tahu kepadaku apa sebabnya. Mungkin aku dapat menolongmu!”
“Kera besar di atas pohon di tepian itu menghinaku!” jawab itik. “Aku malu sekali! Itu sebabnya aku menangis!” Itik itu menangis kembali seperti tadi.
“Ooo begitu! Apa saja yang dikatakannya?”
Itik menceritakan kembali semua caci maki yang diucapkan kera. Mendengar penjelasan itik, induk pipit segera berkata, “Berhentilah menangis, itik yang baik! Besok kembalilah ke sana dan mandilah sepuasmu!”
“Aku takut! Aku malu dimaki kera itu lagi!”
“Jangan takut, itik yang baik! Kalau kera itu memakimu, balaslah! Sebutlah segala keburukannya!” Induk_pipit pun mengajari itik membalas cemoohan
kera.
“Terima kasih, induk pipit yang baik! Besok aku akan mandi lagi ke tepian dan nasihatmu akan kuturuti!” Dengan perasaan tenang, itik kembali ke rumah. Kekesalannya agak terhibur dengan nasihat induk pipit.
“Esok tahu rasa kau, hai kera yang sombong!” katanya dalam hati sambil tersenyum seorang diri.
Keesokan harinya, itik itu mandi sepuas-puasnya di tepian seperti biasa. Bukan main marahnya kera menyaksikan itik mengeruhkan air di tepian itu lagi.
“Hei, berhenti! Apakah engkau tetap tak punya rasa malu?” jeritnya dari atas dahan.
Itik pura-pura tidak mendengar jeritan itu. Dia terus mandi dan mengepak-ngepakkan sayapnya. Setelah puas, barulah dia naik ke tebing dan slap pulang ke rumah.
Seperti kemarin, kera kembali mencaci maki sepuas-puasnya. Dengan tenang itik mendengarkan. Setelah kera puas mengungkapkan keburukan dan kejelekannya, itik pun membalas, “Apakah engkau merasa cantik? Berkacalah di muka air di tepian itu! Tubuhmu ditumbuhi bulu-bulu kasar! Kepalamu seperti buah tandui (sejenis kuini/mempelam yang tumbuh di hutan) dilumu (dimasukkan ke mulut sambil diambil sarinya hingga tersisa biji dan ampasnya). Telapak tanganmu hitam kotor! Kuku-kukumu ….”
Belum selesai itik membalas caciannya, kera itu segera memotong, “Lancang sekali mulutmu! Tentu ada binatang lain yang memberi tahu kepada kamu!”
“Tentu saja, hai kera angkuh! Tidak jauh dari sini seekor induk pipit membuat sarang. Dialah yang mengajariku!”
“Kurang ajar! Aku akan datang ke sarangnya!”
Itik bergegas pulang ke Tumahnya. Dia memberitahu induk pipit tentang niat busuk kera sombong itu. “Alangkah bodohnya engkau!” kata induk pipit dengan kesai. “Seharusnya tidak kau sebutkan siapa yang mengajarimu! Rupamu bukan hanya jelek, tetapi engkau pun tolol!”
Belum sempat induk pipit bersiap-siap mengungsi, kera sudah mendatangi sarangnya dan langsung menerkamnya. Akan tetapi, dengan sigap induk pipit itu terbang. Sayang, anak pipit tidak sempat dibawa untuk menyelamatkan diri.
Dengan kejengkelan luar biasa kera memasukkan anak pipit itu ke dalam mulutnya. Sarang pipit diacak-acaknya. Kemudian, dia duduk di atas pohon itu menanti induk pipit kembali ke sarang untuk menjemput anaknya. Pada saat itulah, induk pipit akan diterkamnya.
Anak pipit sedih berada dalam kegelapan karena kera selalu mengatupkan mulutnya. Kera takut anak pipit itu terbang. Dalam keadaan itu, anak pipit mengeluh seorang diri. Setiap keluhannya dijawab kera dengan gumaman.
“Apakah Ibuku sudah datang?”
“Mmm-mmm …!”
“Apakah Ibuku sudah mandi?”
“Mmrn-mmm …!”
“Apakah Bapak dan Ibu sudah tidur?”
“Ha-ha-ha-ha-ha …!”
Kera tidak dapat menahan geli. Dia tertawa mengakak hingga mulutnya terbuka lebar Anak pipit tidak melewatkan kesempatan baik itu. Dia terbang mencari induknya.
“Kurang ajar!” kera menyumpah sejadi-jadinya.
Dia merasa tertipu. Apalagi anak pipit itu meninggalkan sesuatu di dalam mulutnya. Di daun lidahnya ada kotoran anak pipit. Kera benar-benar merasa kalah. Bukan saja karena ditinggalkan anak-beranak itu, melainkan karena mendapat kotoran anak pipit.
Kera marah bukan main. Akal sehatnya hilang. Dia mencari sembilu yang tajam dan kotoran anak pipit itu bukan dikaisnya dengan sembilu, melainkan lidahnya yang dipotong. Darah pun tak henti-hentinya mengalir dari Iidahnya. Dia menggelepar-gelepar kesakitan, lalu jatuh dari dahan dan mati seketika. Tamatlah riwayat kera besar yang sombong itu.
Teman Baik yang Khianat

Muka-ku memerah, sedang marah besar. Rasanya
kepala-ku mau pecah saat ini juga. “Grrrrhhhh!!!! Aku benci padamu, Morin!”, gumam-ku dalam hati. Tiba-tiba Sylvia, kakak-ku, datang. “Ada apa, Venda? Kamu kayaknya lagi marah, deh! Coba cerita sama kakak ada apa….”, bujuk Kak Sylvia. “Ah, kakak nggak perlu tahu! Ini masalahku sendiri,”, kataku dengan senyum di bibir. Padahal, saat itu aku masih ada rasa benci dengan Morin.
“Ayolah, Venda…. Kamu dulu sudah pernah bilang sendiri, kan? Di keluarga kita ini nggak ada lagi yang namanya rahasia-rahasiaan. Kita harus saling terbuka satu sama lain,”, kata Kak Sylvia. “Maafkan Venda, ya, Kak… Dulu, memang Venda pernah berkata seperti itu. Namun sekarang aturan itu sudah hilang. Venda maaf… banget.”, kataku merahasiakan.
Kak Sylvia duduk disampingku, duduk diatas kasur. “Venda, Kakak janji, kok, nggak akan ada yang tahu tentang ini. Dan Venda tenang saja, karena Kakak nggak akan bocorin rahasia ini ke siapapun.”, kata Kak Sylvia. “Kakak janji?”, Kak Sylvia mengangguk. “Nggak akan beritahu ke siapapun termasuk ke Mama Papa?”, tanyaku. “Ok, rahasiamu aman ditanganku,”, kata Kak Sylvia.
Aku mengangguk mantap. Sebenarnya… aku tidak mau memberitahukan ke siapapun tentang ini. Tapi… aku sendiri sudah mengatakan bahwa di keluarga ini tidak ada lagi rahasia-rahasiaan. “Ok, Kak… Kakak janji, ya, jangan bilangin ke siapa-siapa.”, kataku. “Iya, bukannya kamu sudah bilang tadi?”, tanya Kak Sylvia.
“Cerita ini sangat mengharukan. Tadi, waktu aku istirahat di sekolah, aku menghampiri Morin, Aminah, Hanni, dan Henna. Saat itu Morin bertanya padaku; “Ibumu namanya Bu Syalabiyyah, kan?”. Lalu aku menjawab; “Kalau iya, memang kenapa?”. Tapi dia malah mengejek; “Syalabiyyah, kalau ditengah-tengah huruf a dan b ditambah huruf h jadi apa? Terus, huruf y itu dibuang. Jadi apa coba?”. Aku menjawab; “Salahbiyyah?”. Dia malah tambah mengejek; “Coba kata ‘biyyah’ nya kamu hapus.”. Aku lalu berseru marah; “Apa?! Kamu mengejek Mama-ku, ya?!”. Aku lalu pergi ke kantor, dan melaporkan kronologis itu pada Bu Ririn, begitu,”, uraiku sedih.
“Lalu, apa yang dikatakan Bu Ririn pada anak-anak nakal, itu?”, tanya Kak Sylvia, matanya memerah, seraya menahan tangis. “Anak-anak! Kalian harus meminta maaf pada Venda. Dia kan, kasihan. Masa orangtuanya kalian ejek. Kalian harus tahu, mengejek orangtua teman itu sama saja mengejek orang tua sendiri.”, jelasku.
“Lalu?”, tanya Kak Sylvia. “Lalu mereka saling tunjuk, dan aku memberi tahu pada Bu Ririn, bahwa hanya Morin yang mengejek. Morin tertunduk, lalu meminta maaf.”, jelasku. “Apakah kamu memaafkan Morin? Aku ingin tahu jawabmu,”, ujar Kak Sylvia. “Tidak akan!”, seruku.
Keesokan harinya….
Saat istirahat tiba, aku tidak menghampiri teman baikku yang kini telah berubah, Morin. Namun, aku masih memiliki teman baik yang banyak. Dulu sih… Morin akrab sekali denganku. Atau bisa dibilang Morin dan aku adalah best friend atau nama lainnya sahabat sejati. Namun kini tidak lagi. Sekarang dia, best friend-ku itu telah menjadi bad friend, atau teman buruk. Ya… tidak sampai bad friend-lah. Paling hanya sebatas benci. Meski aku tahu dia hanya bercanda, tapi bercandanya itu sudah jauh diluar batas.
Aku menghampiri Ghiani dan Putri. “Ghiani, Putri, kita main, yuk!”, ajakku. “Aduh… sayang sekali, Venda. Padahal kami mau mengajak Morin bermain.”, kata Ghiani. “Jangan cemas Ghiani… kita bisa mengajak Venda bermain bersama dengan Morin bukan?”, kata Putri.
“Apa? Morin?! Aku bilang pada kalian ya…. Teman baikku itu….” “Sttt…. diam dulu, dia akan datang kesini. Lihat saja!”, sahut Ghiani. “Venda, kita main, yuk!”, ajak Morin sambil menggandeng tanganku. “Sorry banget, Rin, aku mau…”, aku tak bisa melanjutkan kata-kataku.
“Aku kan sudah minta maaf sama kamu dengan kejadian kemarin. Kamu nggak memaafkan aku, ya?”, Morin menaikkan alisnya. “B-bukan begitu, Morin, aku hanya… Aku juga minta maaf, selama ini kita sudah menjadi best friend, tapi kini tidak lagi…”, kataku.
“Apa? K-kamu tidak memaafkan aku? Kita memang sudah menjadi best friend sedari dulu, Venda. Aku kan sudah minta maaf. Tapi apakah kamu tidak mau memaafkan aku? Teman baikmu sendiri. Dan sekarang kamu sudah menganggapku sebagai bad friend? Begitu?”, ujar Morin dengan marah. Astaga! Aku tak menyangka kalau Morin tahu apa yang ada di pikiranku.
“Tidak sampai bad friend, Morin…”, kataku. “Lalu? Apa maksudmu melakukan semua ini?”, tanya Morin. “Aku sangat minta maaf Morin. Meski aku tahu kamu hanya bercanda, tapi bercanda-mu sudah diluar batas. Dan itu tidak baik,”, kataku, lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.
Morin berusaha mengejarku. “Maafkan aku Venda… Maafkan aku… Aku sungguh minta maaf padamu. Semua ini hanyalah bercanda. Maafkan aku kalau semua ini aku salah. Tapi jangan membenciku, Venda… Aku juga tidak akan membencimu. Tapi aku mohon padamu untuk memaafkan aku. Semoga nasi belum menjadi bubur. Sungguh, aku minta maaf, Venda…”, mata Morin memerah, seperti menahan tangis.
“Ok, aku akan maafkan kamu, tapi kamu harus berjanji tidak akan mengejek seperti itu lagi.”, Morin mengangguk, matanya kini berbinar-binar. “Seorang ibu adalah pahlawan terbesar untuk kita. Meski pahlawan RI memiliki jasa yang besar, tapi ibu-lah yang memiliki jasa paling besar.”, kataku. “Jadi… kamu memaafkan aku? Terima kasih banget, ya, Ven! Soalnya dosa mengejek orang tua itu sangatlah besar. Dan aku juga tahu, kalau arti dari Syalabiyyah itu adalah cantik, sama seperti ibumu. Ibumu juga cantik.”, puji Morin.
Akhirnya, aku dan Morin saling berpelukan. Dan mulai saat itu, kami menjadi teman baik lagi.
malin kundang

Malin Kundang
Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di pantai Air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.
Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.
Karena merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Malin memutuskan untuk pergi merantau agar dapat menjadi kaya raya setelah kembali ke kampung halaman kelak.
Awalnya Ibu Malin Kundang kurang setuju, mengingat suaminya juga tidak pernah kembali setelah pergi merantau tetapi Malin tetap bersikeras sehingga akhirnya dia rela melepas Malin pergi merantau dengan menumpang kapal seorang saudagar.Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang beruntung, dia sempat bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu sehingga tidak dibunuh oleh para bajak laut.
Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan tenaga yang tersisa, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.
Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.
Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin yang melihat kedatangan kapal itu ke dermaga melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.
Ibu Malin pun menuju ke arah kapal. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. “Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?”, katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi melihat wanita tua yang berpakaian lusuh dan kotor memeluknya Malin Kundang menjadi marah meskipun ia mengetahui bahwa wanita tua itu adalah ibunya, karena dia malu bila hal ini diketahui oleh istrinya dan juga anak buahnya.
Mendapat perlakukan seperti itu dari anaknya ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menyumpah anaknya “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”.
Tidak berapa lama kemudian Malin Kundang kembali pergi berlayar dan di tengah perjalanan datang badai dahsyat menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang. Sampai saat ini Batu Malin Kundang masih dapat dilihat di sebuah pantai bernama pantai Aia Manih, di selatan kota Padang, Sumatera Barat.
malin kundang

Malin Kundang
Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di pantai Air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.
Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.
Karena merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Malin memutuskan untuk pergi merantau agar dapat menjadi kaya raya setelah kembali ke kampung halaman kelak.
Awalnya Ibu Malin Kundang kurang setuju, mengingat suaminya juga tidak pernah kembali setelah pergi merantau tetapi Malin tetap bersikeras sehingga akhirnya dia rela melepas Malin pergi merantau dengan menumpang kapal seorang saudagar.Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang beruntung, dia sempat bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu sehingga tidak dibunuh oleh para bajak laut.
Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan tenaga yang tersisa, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.
Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.
Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin yang melihat kedatangan kapal itu ke dermaga melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.
Ibu Malin pun menuju ke arah kapal. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. “Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?”, katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi melihat wanita tua yang berpakaian lusuh dan kotor memeluknya Malin Kundang menjadi marah meskipun ia mengetahui bahwa wanita tua itu adalah ibunya, karena dia malu bila hal ini diketahui oleh istrinya dan juga anak buahnya.
Mendapat perlakukan seperti itu dari anaknya ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menyumpah anaknya “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”.
Tidak berapa lama kemudian Malin Kundang kembali pergi berlayar dan di tengah perjalanan datang badai dahsyat menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang. Sampai saat ini Batu Malin Kundang masih dapat dilihat di sebuah pantai bernama pantai Aia Manih, di selatan kota Padang, Sumatera Barat.

Jatuh cinta lagi dan lagi… mengapa ?,
Bukan mata keranjang atau mata duitan lho….Yang jelas ini terjadi karena tidak bisa membedakan rasa suka , kasihan atau cinta. Ya rasa suka sering dialami dan indera yang paling berperan adalah mata… Tidak ada yang salah jika kamu suka melihat orang cakep, cantik, penampilan bersih rapi.. karena itu merupakan cerminan dari pribadi yang kamu inginkan… ingat jangan sampai tersesat di rasa suka ya…
Kasihan… sama orang yang polos… iba melihat orang menderita atau kekurangan, kasihan karena melihat kegigihannya.. . Ya jangan sampai dech pacaran karena rasa kasihan atau dikasihani.
Cinta… memang tidak pernah ada kreterianya tapi… rasa ini berawal dari rasa suka dan itu mencerminkan ada karakter yang kamu sukai disana , hanya saja ada getaran yang berbeda saat ada didekatnya… ada rasa nyaman bila bersamanya. Itu hanya sekali terjadi mengalami yang seperti itu… Jatuh cinta lagi dan lagi .. artinya sebelumnya anda tidak benar-benar jatuh cinta… mungkin saja krn suka… saja… selamat mencari cinta… yang tanpa syarat yang ada hanya memberi…
” Cinta adalah memberi bukan meminta”
perpisahan terbaik

Dulu aku datang dengan segudang asa
kini aku harus pamit untuk menjemput impian
Tak ada yang abadi di dunia
Segalanya mesti berubah
Terima kasih sudah menjadi teman baiku
Terima kasih sudah menjadi sobat karibku
Terima kasih sudah menjadi bagian dari jalan hidupku
Maafkan semua kesalahanku
Maafkan segala kekuranganku
Tak ada yang mesti ditangisi
Karena aku tidak akan jauh
Teman, sahabat, tetaplah mengingat setiap kenangan indah yang telah kita lewati
Lupakan kepahitan atas kesalahpahaman kita..
Sampai Jumpa dilain waktu
kata kata indah

Maka cobalah baca beberapa kata-kata indah yang semoga bisa membuat hati tenang. ![]()
Memahami orang lain merupakan upaya memahamkan diri sendiri terhadap suatu masalah. bersikukuh terhadap pendapat sendiri adalah bentuk keangkuhan terhadap pemahaman sendiri tersebut. merendahkan sedikit saja hati kepada seseorang, meninggikan derajat diri kepada banyak orang.
AdA 1000seNyUmAn bT kM…aMbiL 1,skRng..,TinGGaL 999..LaInNYa siMpAN d’BawAH baNtaLmu..,KApaNpuN kM sediH aMbiLaH 1 & InGatLaH itU drQ,Cz aQ ingiN sLaLu mLihat mu t’sNyuM… =)
Kala sahabat bersedih, sesungguhnya dia membutuhkan telinga kita untuk mendengarkan tangisnya, mengharapkan tangan kita untuk menyeka air mata dan menggengam erat tangannya hingga dia sadar bahwa masih sahabat untuknya…
Jika ternyata senyum mampu mencairkan kebekuan hati dan maaf mampu meluruhkan congkaknya nurani, mengapa masih saja manusia merasa sombong tetap tak tersenyum dan memaafkan kepada sesamanya.
Rasa takut itu ada karena keterbatasan pemahaman. selamat pagi saudara, selamat menyongsong kesuksesan baru di tahun 2010…
Jika kehilangan itu sesuatu yang pasti dan rasa sakit itu pasti menghampiri maka berusahalah tersenyum meski itu tak akan mengembalikan hatinya lagi…
Selamat pagi sahabat. tak ada bingkisan yang kuhaturkan, tak ada undangan pesta kubawa serta. hanya salam setelah sekian lama tak jumpa. dan doa, semoga hidup sahabat selalu indah dan penuh rahmah…
Tak ada orang yang lebih berani selain orang yang tak mempunyai apa-apa. dan tak ada yang lebih merasa tak memiliki apapun selain orang yang tawakal dan berserah diri kepada tuhan…
Jika terpaksa harus kalah, maka jadilah pecundang terhormat daripada kalah sebelum berjuang. padahal sebenarnya, sahabat berhak menjadi pemenang mulia!
Salam sahabat, tiap sakit hanya mengingatkan akan bernilainya sehat, tiap sedih sekedar menyadarkan akan indahnya bahagia dan tiap kehilangan menunjukan betapa berharganya apa yang kita miliki saat ini…
Bagaimana manusia zaman akhir yang berusia hidup PULUHAN TAHUN dapat MENGIMBANGI PAHALA dan amal sholeh manusia zaman awal yang berusia hidup RIBUAN TAHUN? untuk itulah TUHAN MENCIPTAKAN BULAN PUASA bagi manusia zaman akhir ini. wallohu’alam.
Andai tahu usia hidup akan berakhir esok hari jelas terukur, maka tetaplah semangat dan tersenyum sampai jasad terkubur. Hingga malaikat mencatatnya sebagai hamba yang bersyukur dan dunia akan mengenangnya sebagai manusia yang luhur…
Andai aku punya kuasa mempercepat datangnya malam maka akan kulakukan demi aku bertemu denganmu untuk melepas rasa rindu…
Andai waktu dapat kuhentikan berdetik, maka aku akan menghentikannya sedetik yang lalu ketika bahagia masih menjadi rasa kita…
Semakin mampu kita merendahkan hati dihadapan orang lain, maka menunjukkan kebesaran hati kita dihadapan ketinggian hati orang lain…
I get amazing word from someone, “don’t say that you miss me, because I never leave you”. and i share with u…
Tak sadar cinta menelusup ke dalam relung hati melalui pori rasa sampai kehilangan itu begitu nyata. hanya sesal menyesak dada mengapa cinta terlambat dinyatakan pada saatnya…
Kucoba merasakan kehadiranmu, menyentuh ragamu dalam bayangan imaginerku. hanya itu yang mampu ketika cinta tak dapat mentautkan rinduku padamu…
Marah, benci, rindu, cinta dan bahagia hanyalah sebuah rasa yang tak memihak pada kebenaran atau kesalahan. dan rasa itu hanya satu yang mampu menyentuhnya. ialah hati…
Jika sabar itu bertepi, dimanakah ujung kesabaran itu menyepi. jika sabar itu tak ada batasnya, maka seberapa luas hati, seberapa asa jiwa dan seberapa lugas pikiran mampu menembus batas mencapai kesabaran itu
Kadangkala orang ingin membuat kekasihnya kesal, marah atau bahkan menangis. karena ingin tahu dan memastikan betapa cantiknya orang yang dicintainya itu ketika menangis
Tak harus menjadi orang lain untuk menjadi terkenal dan tak harus menjadi terkenal untuk dikenal orang lain. menjadi diri sendiri lebih berarti meskipun terasing dalam kesendirian yang sunyi…
Sahabat, terima kasih telah melupakanku karena itu berarti aku pernah ada dalam ingatanmu…
Jumat, 07 Januari 2011
lirik lagu wali- Tomat (Tobat Maksiat) Dengarlah hai sobat Saat kau maksiat Dan kau bayangkan ajal mendekat Apa kan kau buat Kau takkan selamat Pasti

Saat kau maksiat
Dan kau bayangkan ajal mendekat
Apa kan kau buat
Kau takkan selamat
Pasti dirimu habis dan tamat
Bukan ku sok taat
Sebelum terlambat
Ayo sama-sama kita taubat
Dunia sesaat
Awas kau tersesat
Ingatlah masih ada akhirat
Astafighrullahal’adzim
Reff:
Ingat mati, ingat sakit
Ingatlah saat kau sulit
Ingat ingat hidup cuman satu kali
Berapa dosa kau buat
Berapa kali maksiat
Ingat ingat sobat ingatlah akhirat
Cepat ucap astafighrullahal’adzim
Pandanglah ke sana
Lihat yang di sana
Mereka yang terbaring di tanah
Bukankah mereka
Pernah hidup juga
Kita pun kan menyusul mereka
Astafighrullahal’adzim
Repeat Reff
Cepat ucap astafighrullahal’adzim
Repeat Reff
Cepat ucap astafighrullahal’adzim
Cepat ucap astafighrullahal’adzim
lirik lagu wali-yank
Yang.. Foto siapa di dompetmu
Yang... Kok kamu diam begitu
Sayang jawab atau aku pergi sayang
#
Aku tak mau bicara
Sebelum kau cerita semua
Apa maumu, siapa dirinya
Tak betah bila ada yang lain
Jangan hubungi ku lagi
Ini bisa jadi yang terakhir
Aku ngerti kamu
Kau tak ngerti aku
Sekarang atau tak selamanya
Yang.. Jangan kira ku tak tahu
Yang.. Tak mudah kau bodohi ku
Yang... Tolong dengarkanlah aku
Tapi sayang
Masih pantaskah kau kupanggil sayang
Back to #
Salahmu mau bicara
Dan ku akan cerita semua
Apa mauku, siapa dirinya
Karna memang tak ada yang lain
Terus hubungiku lagi
Jangan bilang ini yang terakhir
Aku ngerti kamu
Kamu ngerti aku
Aku sayang kamu selamanya
Back to Reff
lirik lagu wali-Cari Jodoh

Hidupku di rundung pilu
Tak ada yang mau dan menginginkan aku
Tuk jadi pengobat pilu
Tuk jadi penawar rindu
Tuk jadi kekasih hatiku
*
Timur ke barat selatan ke utara
Tak juga aku berjumpa
Dari musim duren hingga musim rambutan
Tak kunjung aku dapatkan
Tak jua aku temukan
Oh Tuhan inikah cobaan
**
Ibu-ibu bapak-bapak
Siapa yang punya anak
Bilang aku aku yang tengah malu
Sama teman-temanku
Karna cuma diriku yang tak laku-laku
***
Pengumuman-pengumuman
Siapa yang mau bantu
Tolong aku kasihani aku
Tolong carikan diriku kekasih hatiku
Siapa yang mau
Back to *, **, ***
Ibu bapak punya anak
Bilang-bilang aku aku yang tengah malu
Sama teman-temanku
Karna cuma diriku yang tak laku-laku
Back to ***
lirik lagu wali-Baik Baik Sayang

Sudahi air mata darimu
Yang aku ingin arti hadir diriku
Kan menghapus dukamu sayang
Karena bagiku kau kehormatanku
Dengarkan dengarkan aku
Reff:
Hanya satu pintaku untukmu dan hidupku
Baik baik sayang ada aku untukmu
Hanya satu pintaku di siang dan malammu
Baik baik sayang karna aku untukmu
Semua keinginan akan aku lakukan
Sekuat semampuku sayang
Karena bagiku kau kehormatanku
Dengarkan dengarkan aku
Back to Reff
lirik lagu wali-dik

E C#m F#m B
Dik, aku pinta kau akan slalu setia
E C#m F#m B
Dik, aku mohon kau slalu menemani
C#m A B
Saat ku tengah terluka
C#m A B
Kala ku tengah gundah
Chorus
C#m A
Ku akan menjagamu
B E
Di bangun dan tidurmu
A B E G#
Di semua mimpi dan nyatamu
C#m A
Ku akan menjagamu
B E
Tuk hidup dan matiku
A F#m B
Tak ingin, tak ingin kau rapuh
E C#m F#m B
Dik, jangan engkau pergi tinggalkan aku
E C#m F#m B
Dik, ingin aku cinta dan cinta slalu
C#m A B
Saat kau tengah terluka
C#m A B
Kala kau tengah gundah
Interlude: C#m A B B 2x
C#m A
Kau akan menjagaku
B E
Di bangun dan tidurku
A B E G#
Di semua mimpi dan nyataku
C#m A
Kau akan menjagaku
B E
Tuk hidup dan matiku
A F#m B
Tak ingin, tak ingin kau rapuh
C#m A B E A B E G#
C#m A B E A F#m B
C#m

Harga Diriku
Di dirimu aku menemukan
Yang mencintaiku
Yang menyayangiku
Di dirimu aku ketakutan
Kau biarkanku
Kau tinggalkanku
Reff:
Bila kamu tak lagi denganku
Ku tak tahu apa 'tuk jalani hidupku
Bila memang kau pergi dariku
Ku tak ada lagi di dunia ini
Mengertikah kau siang malamku
Dan tangis tawaku
Kau semua hidupku
Pandang aku pandanglah hatiku
Aku tak mampu melangkah tanpamu
Back to Reff
Bukan ku tak punya harga diri
Tapi dirimu begitu berarti
Kaulah nafasku engkau harga diriku
Mengerti aku....
Back to Reff
lirik lagu wali-kekasih halal

Kekasih Halal
Aku telah lelah
Memilih memilah mencari wanita
Siapakah dirinya
Yang kan menjadi kekasih halalku
Kekasih Halal
Aku telah lelah
Memilih memilah mencari wanita
Siapakah dirinya
Yang kan menjadi kekasih halalku
Tiba-tiba aku terpana
Ada kejutan tak terduga
Dia gadis berkerudung merah
Hatiku tergoda tergugah
Tak cuma parasnya yang indah
Dia baik dia soleha
Dia gadis berkerudung merah
Bawalah diriku padanya
Takkan habis ku berdoa
Jadi kekasih halalnya
Jadikan diriku halal
Memeluk halal menciummu
Lekaslah jangan tunda
Untuk menjadi kekasih halalku
Itu itu dia gadis berkerudung merah
Hatiku tergoda tergugah
Tak cuma parasnya yang indah
Dia baik dia soleha
Tiba-tiba aku terpana
Ada kejutan tak terduga
Dia gadis berkerudung merah
Hatiku tergoda tergugah
Tak cuma parasnya yang indah
Dia baik dia soleha
Dia gadis berkerudung merah
Bawalah diriku padanya
Takkan habis ku berdoa
Jadi kekasih halalnya
Jadikan diriku halal
Memeluk halal menciummu
Lekaslah jangan tunda
Untuk menjadi kekasih halalku
Itu itu dia gadis berkerudung merah
Hatiku tergoda tergugah
Tak cuma parasnya yang indah
Dia baik dia soleha
lirik lagu wali-jodi
Bicara manusia
Bicara tentang setia
Setia yang ku alami
Setia sampai mati
Sampai buat ku begini
#
Dan aku begini
Karna kekasih hatiku telah pergi
Dan takkan kembali
Ia telah mati
Kenalkan namaku...
Reff:
Aku Jodi jomblo ditinggal mati
Jadi pacarku tak rugi
Aku Jodi jomblo ditinggal mati
Pokoknya buy one get one free
Aku Jodi jomblo ditinggal mati
Yang pasti ku setia sampai mati
Dan orang-orang kini memanggilku jodi
Jodi jomblo ditinggal mati
Tapi tak apa-apa sungguh aku suka
Karna ku lambang setia
Back to #
Kenalkan namaku...
Back to Reff
Back to #
Hmm.. Kenalan dong
Back to ** 2x
Kata-Kata Cinta
Berikut ini adalah kata-kata cinta yang bagus dikirim untuk si dia pujian hati, untuk isteri, kekasih atau siapapun. Kata-kata cinta ini memiliki kata-kata yang mendalam pula bermakna, kemungkinan si dia dapat merasakan betapa mendalamnya cinta anda padanya. Sehingga jadi semakin sayang deh, dan tidak akan berfikir untuk mendua, moga-moga saja. Oke langsung aja.

Kata-Kata Cinta
Jika ada 10 orang yg sayang padamu, aku pastilah diantaranya, jika hanya satu yang menyayaingmu orang itu adalah aku, dan jika tiada lagi yang menyayangimu maka berarti aku telah pergi meninggalkan dunia ini.
Andai aku adalah air matamu, maka aku akan mengalir kebibirmu. Namun jika kamu adalah air mataku, aku tidak akan pernah menangis, karena aku tak mau melihatmu jatuh dan menghilang.
Jika kamu terjatuh ke sungai, ada perahu…jika jatuh ke dalam sumur, ada tambang,…dan jika kamu jatuh cinta, maka ada aku :D
Tahukah kamu, mataku sering merasa cemburu dengan hatiku
Karena kamu selalu berada di hatiku, namun jauh dari mataku :(
Bagi seluruh dunia ini, kamu adalah seorang manusia diantara yang lain, bagiku kamu adalah seluruh dunia itu
Jangan mencari ketampanan (kecantikan) karena akan luntur oleh waktu, juga jangan mencari keindahan kulit, akan keriput nantinya. Tapi carilah hati yang setia yang selalu akan merindukanmu selamanya.
Tahukah kenapa Tuhan menciptakan jarak diantara jari-jari kita? Karena kelak, seorang yang mencintaimu (yaitu aku) akan mengisi jarak-jarak itu, dengan menggenggam tanganmu selamanya.
Tahu kah kamu betapa besar cintaku padamu? Cobalah menangkap air hujan yang jatuh. Yang berhasil kau tangkap adalah besarnya rasa cintamu padaku, dan hujan yang tak dapat kau tangkap, itulah besarnya cintaku.







